About Us

Yayasan Mercy Indonesia adalah sebuah organisasi sosial yang berada di Denpasar, Bali, Indonesia. Yayasan kami telah berdiri selama lebih dari 20 tahun .

Yayasan Mercy Indonesia didirikan oleh Ps. Paulus & istrinya Marliesye Wiratno. Bersama-sama, kerinduan mereka untuk berbagi kasih Tuhan dengan anak-anak terlantar dan yatim piatu dan itulah yang menjadi dasar pendirian Yayasan Mercy Indonesia. Awalnya Mercy adalah rumah bagi para yatim piatu korban kerusuhan Timor Timur. Saat ini, Yayasan Mercy Indonesia telah mendirikan 11 panti asuhan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Bagi Ps. Paulus Wiratno, kehidupan berkembang penuh prasangka buruk, kemiskinan dan perjuangan. Itu adalah banyak pengalaman keras yang ia miliki sebagai seorang anak yang kemudian menanamkan hasrat dalam dirinya untuk menjaga dan melindungi anak-anak yang mengalami keadaan serupa.

Ps. Paulus dan istrinya juga menjadi saksi kerusuhan yang terjadi di Ambon dan Timor Timur puluhan tahun lalu. Selama krisis, banyak anak yang terpisah dari keluarga dan orang tua. Anak-anak ini tidak hanya akan mengalami trauma kekerasan tetapi harus hidup dan bertahan hidup sendiri.

Sesaat setelah kerusuhan di Timor Timur berakhir, mereka mengunjungi Atambua, dimana mereka melihat sendiri kondisi korban kerusuhan yang memprihatinkan. Kebanyakan diabaikan, tanpa makanan atau atap di atas kepala mereka. Pada titik inilah Ps. Paulus tahu sesuatu harus dilakukan. Di sinilah Ps. Perjalanan Paulus dan Marliesye mendirikan Mercy Indonesia dimulai.

Mercy Indonesia adalah yayasan sosial yang fokus pada penyelamatan dan perlindungan anak yatim, korban perdagangan manusia, dan anak bermasalah hukum. Mercy Indonesia juga bertujuan untuk memberikan layanan jasmani dan rohani bagi anak asuh, sekaligus menjadi jembatan bagi mereka yang angkat tangan yang membutuhkan dukungan.

Setelah pertama kali berdiri di Atambua, Yayasan Mercy Indonesia terus berkembang dan memberikan bantuan kepada anak-anak terlantar di sekitar kawasan. Hal tersebut juga dipicu oleh tsunami tahun 2004 yang melanda Aceh dan Nias, Indonesia. Menanggapi kejadian tersebut, Yayasan Mercy bersama beberapa mitra mendirikan 3 panti asuhan baru yang berlokasi di Medan dan Teluk Dalam. Melalui panti asuhan tersebut, Mercy Indonesia dapat membantu anak-anak korban bencana untuk hidup lebih baik, lebih nyaman.

Selama lebih dari 20 tahun, Mercy Home Atambua telah merawat anak-anak korban kerusuhan dan mengungsi. Panti asuhan dan pusat penitipan anak juga membantu dengan mendidik anak-anak dari keluarga miskin / berpenghasilan rendah. Setelah menghabiskan waktu bersama Mercy Indonesia, banyak yang bisa bersekolah di sekolah umum. Beberapa bahkan sudah kuliah dan sudah bekerja.

Saat ini Mercy Indonesia memiliki 7 panti asuhan yang tersebar di seluruh Indonesia, antara lain Atambua, Denpasar, Rote, Soe, Singkawang, Waikabubak dan Wamena. Panti Asuhan Mercy Atambua merupakan panti asuhan pertama yang didirikan.

Selain panti asuhan, Yayasan Mercy Indonesia juga telah mendirikan 4 Children Center yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia yaitu di Kaliwesi, Medan, Nias dan Sorong. Di pusat-pusat pelatihan ini, Mercy Indonesia berfokus pada pertumbuhan fisik, emosional, akademik, dan spiritual yang dibutuhkan semua anak.

Melakukan hal yang benar, di waktu yang tepat.

7

MERCY HOMES

4

CHILDREN CENTERS

1200

CHILDREN

150

PROJECTS

YAYASAN MERCY INDONESIA

TERIMA KASIH DARI PENDIRI YAYASAN