Mercy Indonesia

Nibenia – Mercy Jakarta

nia 2Nama saya Nibenia Zai, biasa di panggil Nia atau Nibe. Saya lahir di Bogarawi (Nias), 23 Juni 1992. Hobby saya Shopping dan jalan – jalan. Saya dari keluarga yang sangat sederhana. Saya dari keluarga yang besar, karena saya anak ke 9 dari 12 bersaudara. Kedua orangtua saya hanyalah petani. Waktu itu, tepatnya tanggal 24 Desember 2004, kebun yang biasa kami kerjakan untuk memenuhi kebutuhan kami sekeluarga, telah dilanda tsunami. Setelah tsunami saya dibawa ke Panti Asuhan Mercy Indonesia, Medan atau yang disebut juga Home 1. Disanalah kebutuhan saya dan adik saya dapat terpenuhi, bahkan bisa kembali bersekolah.

Saya tinggal di Medan sampai lulus SMP, Karena setelahnya saya dan teman – teman yang lain pindah ke Tangerang untuk melanjutkan studi SMK di Mercy Tangerang.

Namun, saat kenaikan kelas 2 SMK, saya dan teman – teman dihadapkan dengan dua pilihan. Mau tinggal di tangerang tapi tidak dalam naungan Mercy Home atau mau pindah ke Medan lagi dan tetap dalam naungan Mercy Home. Saat itu, sejujurnya kami semua sangat bingung. Tapi, Tuhan memang sangat baik dan luarbiasa. Dia mengirim Ibu Puri (sebagai jawaban doa kami), sehingga saya dan 2 orang teman saya yang wanita dapat tinggal di rumah Ibu Puri dan disekolahkan sampai sekarang saya telah kuliah Semester 6 di BSI Salemba jurusan Sekretaris. Namun, kedua teman saya yang lain setelah lulus SMK memilih untuk hidup mandiri dan kuliah serta kerja sendiri di tempat lain. Namun, setelahnya Ibu Puri kembali mengangkat anak dan saat ini ada 4 orang anak yang ibu asuh di rumahnya.

Satu hal yang selalu saya ingat, “Saya sudah dibantu sama orang – orang yang mencintai Tuhan dan saya juga harus jadi berkat buat orang lain, mulai dari keluarga dan juga semua orang yang membutuhkan.”

Untuk ibu Puri, “Ibu terima kasih banget sudah membantu saya sekolah dan sampai kuliah saat ini. bukan hanya materi yang saya terima dari ibu, tapi juga kasih sayang seorang ibu. Terima kasih Bu, kiranya Tuhan yang membalas semua kebaikan ibu. Amin. ”

imercy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *