Waikabubak

bersama 1 juli 2014Panti Asuhan Waikabubak didirikan pada Bulan Maret tahun 2005, Daerah ini secara ekonomis sangat miskin dan penghasilan orang-orang sekitar tidak cukup untuk menghidupi kehidupan nya. Dipanti Mercy ini ada 16 anak. Panti asuhan ini berlokasi di Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Waikabubak berada di Sumba barat dimana inilah kota terbesar kedua di Pulau Sumba. Pulau sumba ini secara ekonomis sangat miskin, dan penghasilan orang-orang sekitar tidak cukup untuk menghidupi kehidupan nya yang meninggalkan anak terlantar dalam jumlah yang sangat banyak. Tanpa bantuan dari luar, anak anak ini akan terlantar. Untuk alasan ini, Mercy Waikabubak di dirikan di Sumba Barat.

Panti asuhan ini juga berperan sebagai pusat komunitas yang memiliki stasiun radio di daerah tersebut. Anak yatim piatu yang sudah dewasa di Mercy Waikabubak, mereka membantu dalam menjalankan Radio dengan hasil yang sangat baik, banyak warga lokal telah tertolong karna pelayanan ini. Kebanyakan dari anak anak yang tinggal di panti asuhan ini, datang dari keluarga miskin dari desa desa disekitar sumba barat. mereka adalah anak yatim piatu atau hanya memiliki 1 orang tua yang sudah tidak bisa memberikan kebutuhan dasar pada anak nya.

Di daerah ini, dominan agama nya adalah animisme. Mereka menyembah sebuah patung yang mereka sebut dengan Marapu dengan menyembahkan darah binatang. Mereka masih merakayan Hari suci Marapu, saat panen, mempunyai rumah baru, pernikahan, dan upacara kematian. Orang-orang disini berbicara dengan bahasa lokal mereka, mereka tidak mengerti Bahasa Indonesia.

Mercy Waikabubak Home Staff:

Pengasuh di Mercy Waikabubak adalah Pak Petrus Boralalo dan istrinya Ibu Debora. Mereka memiliki hati yang baik dan punya kerinduan untuk mengembangkan kepemimpinan anak -anak ini dimasa depan.