Mercy Indonesia

medan baruuMercy Medan Home didirikan untuk anak-anak korban tsunami pada tanggal 26 Desember 2004 silam dan juga Gempa bumi di pulau Nias pada tanggal 28 Maret 2005 silam. Disini ada 25 Anak.  Anak-anak ini dievakuasi langsung dari bencana Gempa bumi di pulau Nias dan di rawat di Mercy Home yang ada di Medan.

Semua anak disini menolong segala pekerjaan rumah yang sudah dijadwalkan. Setiap hari, pada jam 5 pagi anak-anak berkumpul dan mulai berdoa bersama untuk 1 jam. Setelah berdoa, beberapa anak pergi sekolah, beberapa sekolah pada siang hari. Pada sore hari nya, anak-anak makan bersama dan setelah itu mereka belajar. Pada jam 7 malam mereka beribadah dan menutup hari dengan berdoa bersama. Seluruh anak harus sudah ada tidur pada pukul 10 malam.

Kebanyakan orang-orang Medan beragama Kristen, tetapi disana masih sangat banyak penduduk Medan yang masih percaya pada animisme. Disana juga banyak orang Nias yang masih percaya animisme. Kami menemukan bahwa disana masih banyak anak yang diberi benda-benda yang diberi ilmu sihir dengan berpikiran bahwa benda itu akan melindungi anak mereka.

The Mercy Medan Home Staff:

Pak Yandri dan Ibu Weli Laning adalah Orang tua dan pengasuh panti Medan. Keduanya, Pak Yandri dan Ibu Weli menjadi orang tua asuh panti karena mereka bisa mengerti masalah dan kesulitan yang di alami oleh anak-anak disini. Mereka berdua telah melayani dengan Mercy Indonesia sejak mereka lulus dari SMA. Mereka memiliki hati yang baik dan mau untuk mengembangkan kepemimpinan masa depan anak-anak.

GALLERY PHOTO MERCY MEDAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *